Kamis, 23 Oktober 2014

Hikari New Concept!

Sekolah Alam Hikari kini hadir dengan 2 konsep baru: Flexi School dan metode belajar musikalitas. Apakah Flexi School? Bagaimana belajar dengan metode musikalitas? Simak yuk ulasannya di bawah ini.


   Hikari telah mendidik dan mengajar anak-anak usia 2,5 tahun sampai 7 tahun dengan cara ramah anak selama 20 tahun berjalan. Anak belajar di luar kelas yang penuh dengan udara segar, tiap sisi ruang kelas terbuka, dikelilingi oleh pohon-pohon yang dengan setia memberikan oksigen (O2) kepada mahluk hidup di sekelilingnya.  Empat  tahun terakhir Hikari mendidik dan mengajar anak-anak dengan berbagai metode antara lain dengan musik sebagai pengiring selama belajar dan bermain. Musik yang diperdengarkan melalui 2 buah pengeras suara menemani murid beraktivitas, membuat mereka dengan senang hati menyelesaikan tugas, bahkan pada beberapa kesempatan mereka dapat belajar berhitung sambil bersenandung.

   Yang menarik saat ini, mulai tahun ajaran 2014-2015, Hikari tampil dengan new concept yaitu konsep sekolah Flexi School. Jumlah kehadiran murid hanya tiga (3) kali seminggu, hal ini dilakukan Hikari untuk memberikan kesempatan kepada orangtua dan orang dewasa lainnya di rumah yang dipercaya orangtua murid seperti nenek dan kakek untuk mengaplikasikan pelajaran dan pendidikan yang diperoleh oleh anak dari sekolah. 
   Jadwal kegiatan belajar di Hikari yang dimulai pukul 9:00 -12:00 WIB juga ditentukan sesuai kebutuhan anak, mengingat mereka masih dalam masa pertumbuhan dan memerlukan jam tidur yang cukup.

   Metode belajar utama di Hikari adalah musikalitas. Kenapa Musikalitas? Karena seperti yang telah kami alami, baik guru, murid, maupun orang dewasa yang ikut dalam kegiatan belajar merasa gembira dan bersemangat. Dan ternyata musik membantu perkembangan otak, pembentukan jiwa dan karakter dan peningkatan motorik. Penelitian Moore (2011) juga membuktikan bahwa musik juga meningkatkan memori visual dan verbal, meningkatkan dan menjaga kemampuan pendengaran bahkan hingga usia lanjut.

   Kurikulum yang digunakan Hikari adalah kurikulum 2013, yaitu kurikulum yang lebih bersifat praktikal dan memaksimalkan semua penggunaan panca indera. Bahan belajar menggunakan sumber alam semesta berdasarkan konsep reduce, reuse and recycling. Anak-anak belajar dari sesuatu yang “aku lihat”, “aku tahu”, “aku kenal”, dapat dirasakan dengan kulit, dilihat dengan mata, dicium dengan hidung, dicicipi dengan lidah, dan didengar dengan telinga. 

Selasa, 07 Januari 2014

Mengapa Dibutuhkan Sekolah Alam?

Sekolah di zaman sekarang bukanlah sekedar papan tulis, buku dan pensil. Pengalaman adalah sekolah yang baik untuk menghadapi masa depan. Dengan pengalaman secara langsung maka seorang siswa akan dengan cepat memproses mana yang baik dan buruk sehingga dapat dievaluasi untuk masa berikutnya.

Sekolah alam adalah sekolah yang mengajarkan mengenai pengalaman langsung dengan alam, bukan sekedar gambar di dalam buku IPA atau media elektronik untuk berinteraksi dengan siswa, namun dengan terjunnya anak untuk menambah memori dengan kemampuan kognitif mereka.

Mengapa sebenarnya dibutuhkan sekolah alam di sekitar kita?






Pandangan seorang John Hardy, arsitek yang mengemukakan ide sekolah alam di pulau Bali menggebrak suatu bentuk pembelajaran baru yang didukung oleh konteks wilayah Bali itu sendiri dan bangunan yang semuanya dikonstruksikan dengan bambu dari Indonesia.





Bagaimana pandangan Anda mengenai sekolah alam? Seberapa butuhkan menurut Anda sekolah alam terletak di Jakarta?

Berikan komentar di bawah ini :)